Cerita Saat Mewakili Juara-2

NabungSahamGO.com Ada yang menarik pada saat perwakilan pengambilan hadiah untuk Putri Kinanti yang menjadi Pemenang ke-dua dari Kompetisi Nasional Nabung Saham GO periode Januari 2017. "Teja" begitu panggilan akrab dari Teja Amanda Putra, seorang Mahasiswa S2 Magister Management Universitas Indonesia studi Pasar Modal yang mewakili pengambilan hadiah tersebut saat diwawancarai oleh reporter WinNetNews.com. (Sebelumnya saya mohon maaf karena waktunya sangat berbenturan dengan liputan yang sedang di adakan di kantor kami pada waktu itu oleh CCTV 9 - CGTN China Global Television Network sehingga wawancara ini diwakili oleh WinNetNews.com dan artikel ini saya buat agak mundur karena persiapan untuk Pembukaan Kompetisi Nasional Nabung Saham GO periode Febuari 2017)

Teja bersama temannya Hiqbal (mahasiswa S1-BINUS, peringkat-4 dengan user-id ONODERA di Kompetisi Januari 2017 ini) berinisiatif membuat sebuah grup "Nabung Saham GO" di WhatsApp dengan beranggotakan beberapa teman mereka dengan satu tujuan, yaitu salah seorang dari mereka sedapat mungkin meraih rangking-3 dari kompetisi ini.

image0 image1
Foto : Putri Kinanti, Juara-2 Kompetisi Nabung Saham GO Periode Januari 2017

"Caranya adalah dengan berbagi tugas untuk mengamati pergerakan harga saham. Karena perubahan setiap 1 menit dan juga market yang open 24/7 menjadi hal yang mustahil buat kami untuk bisa main 24 jam non-stop. EtuuRY yang kebetulan seorang Auditor yang punya waktu bekerja pada malam hari bertugas mengamati harga di malam hari, saya sendiri tugas siang dan begitu seterusnya berbagi tugas dengan teman-teman yang lain"

Sebentar.. EtuuRY ini kan...???

"Iya benar.. EtuuRY yang juara-1" Jelas Teja sambil tertawa

"Jadi di grup WA ini karena kami berhasil berbagi tugas memantau rentang harganya 24 jam, banyak diantara anggota grup yang masuk rangking, diantaranya adalah Restu (juara-1), Putri (juara-2), Hiqbal (rangking-4) dan saya sendiri paling belakang di rangking-17" katanya lagi menjelaskan sambil tertawa.

Astaga.. targetnya cuma salah seorang masuk juara-3 ??? Bukan main semangatnya. Teja sendiri yang menjadi Senior dari grup mereka jadi yang terbelakang karena lebih memperhatikan dan mengarahkan mereka jadi hanya sempat sesekali memantau akun gamenya sendiri.

"Karena gak semuanya punya basic di pasar modal, seperti Putri misalnya, dia pernah minta saya agar membantunya berinvestasi saham namun karena saya lihat Dia masih belum punya basic Fundamental dan Tehnikal, maka saya arahkan dia untuk ke reksadana dulu"

"Saya juga kemarin-kemarin ini sibuk memperkenalkan game ini kepada adik-adik S1 Universitas Andalas, saya ajak untuk ikut partisipasi terutama di kompetisi Febuari nanti, mumpung ada kesempatan belajar berkenalan dengan dunia saham sekaligus ada hadiah di kompetisinya" katanya bersemangat.

image2

Ditanya tentang target edukasi dasar dari game ini kepada masyarakat luas, Teja berpendapat bahwa target tersebut cukup berhasil.

"Karena teman-teman saya yang saya ajak bermain juga sudah mampu membuktikan bahwa mereka sudah mulai mengantongi profit, dari gak ngerti apa-apa sampai bisa punya keuntungan sendiri, artinya game ini mampu dimengerti oleh mereka"

Terus terang grup mereka ini "cukup berbahaya" buat pesaing-pesaing lainnya namun untungnya ada peraturan bahwa TOP-50 yang sudah berhasil mengantongi tiket Grand Final sehingga tidak boleh ikut lagi di kompetisi Febuari s/d Juni. Bisa di bayangkan betapa "berbahayanya" mereka bila masih bisa tampil di kompetisi berikutnya, bisa habis semua rangking disabet oleh mereka.

Benar-benar menarik peristiwa yang terjadi di kompetisi periode Januari ini, tidak menyangka kalau Anak Muda Indonesia punya semangat dan inisiatif yang sangat kreatif. Ini baru periode awal, baru Januari.. apakah periode-periode berikutnya juga punya sesuatu yang heboh seperti ini? kita tunggu di liputan berikutnya nanti.

image3

Foto : Teja mewakili pengambilan hadiah-2 yang diterima oleh Bapak Djoko Rusmanto.

cincin-red